COLOR THEME


BACKGROUND TEXTURE


INFO RSIA GLADIOOL :

(0293) 362702 - 367200 - 367800

Klinik Ingin Anak (Infertility Clinic)

Infertilitas adalah suatu keadaan dimana pasangan suami istri usia subur gagal menghasilkan keturunan setelah 1 tahun menikah (berhubungan seks teratur) tanpa kontrasepsi.

Statistik mengatakan infertilitas diderita oleh 15% pasangan (terdapat 1 pasangan infertil setiap 7 pasangan). Banyak faktor yang dapat mengakibatkan hal tersebut. Dari seluruh kasus infertilitas kurang lebih 40% faktor pria, 40% faktor wanita, 10% faktor bersama dan sekitar 10% lainnya tidak diketahui penyebabnya. Beberapa pemeriksaan dasar dan tindakan untuk terapi infertilitas yang dapat dilakukan di RSIA Gladiool adalah :

Untuk Suami :

- Pemeriksaan anatomi genitalia.

- Pemeriksaan analisa sperma.

- Pemeriksaan laboratorium.

Untuk Istri :

- Pemeriksaan ginekologi dasar.

- Pemeriksaan laboratorium.

- Ultrasonografi abdominal, transvaginal, dan dopler.

- Pemeriksaan lendir servik.

- Pertubasi.

Beberapa penyakit umum penyebab infertilitas seperti :

- Gangguan hormon (PCOS, Hyper/hipotiroid, dan hiperprolaktinemia).

- Endometriosis.

- Tumor kandungan (Myoma uteri & Kistoma Ovarii).

- Sumbatan pada Tuba fallopi(saluran telur).

- Polyp servik dan Polyp endometrium.

- Impotensia dan Analisis sperma yang tidak normal (faktor pria).

INSEMINASI

Inseminasi adalah suatu tindakan dimana dokter menempatkan semen (ejakulat) suami ke dalam rahim wanita disekitar waktu ovulasi (subur/sel telur wanita siap dibuahi). Prosedur inilah yang disebut Program Inseminasi intrauterin (IIU), yang direkomendasikan kepada pasangan-pasangan yang prianya mengidap impotensi, jumlah spermanya sedikit, penurunan kualitas sperma, atau kelainan lain. Untuk meningkatkan kemungkinan kesuksesan fertilisasi (pembuahan) maka wanita akan menjalani induksi ovulasi (perangsangan pematangan sel telur).

Kapan Program Inseminasi dibutuhkan ?

Prosedur ini diindikasikan untuk pasangan dengan pria yang terbukti subur namun terdapat kondisi yang tidak mendukung seperti adanya 'interaksi sperma dengan cairan serviks', atau adanya masalah di serviks wanita sehingga menghalangi masuknya sperma dari vagina ke rahim. Pada kasus yang lain, pria-pria dengan jumlah sperma sedikit, atau kualitas yang turun akan dapat mengambil manfaat dari inseminasi ini, meskipun angka keberhasilan pada kasus-kasus seperti ini tidak setinggi angka keberhasilan seperti pada pria dengan jumlah dan kualitas sperma normal.

Pada beberapa kasus, infertilitas disebabkan oleh karena pasangan berdomisili jauh atau tuntutan pekerjaan sehingga suami atau isteri harus berpisah dalam beberapa waktu. Hal ini menyebabkan pembuahan tidak terjadi karena hubungan suami istri dilakukan tidak pada masa subur. Pada kejadian seperti di atas maka pasangan dapat melakukan sanggama terencana ataupun dengan bantuan inseminasi.

Inseminasi dapat juga diindikasikan pada pasangan-pasangan yang tidak subur karena sang suami mempunyai masalah impotensia atau masalah ejakulasi. Gangguan-gangguan tersebut merupakan ketidakmampuan pria untuk ejakulasi didalam vagina. Indikasi yang lain adalah pria yang mengalami hipospadia dan disfungsi ereksi oleh karena obat-obatan.

EVALUASI

Untuk menyimpulkan apakah inseminasi dapat dilakukan, maka perlu ditentukan penyebab masalah fertilitas dan apakah sperma sang suami dapat sesuai untuk inseminasi. Dokter akan menanyakan riwayat medis secara terinci dari kedua pasangan dan keduanya akan menjalani pemeriksaan fisik lengkap, termasuk (bila perlu) pemeriksaan HIV (human immunodeficiency virus) dan penyakit seksual yang lain. Pria akan diminta untuk menyediakan beberapa spesimen untuk dilakukan analisa sperma.

Pemeriksaan pada wanita termasuk pemeriksaan ginekologis dan beberapa pemeriksaan untuk menentukan waktu ovulasi. Tes ovulasi, kartu suhu badan basal (SBB), dan pada beberapa kasus pemeriksaan lendir servik mungkin diperlukan untuk menentukan waktu dari ovulasi. Dokter juga akan merekomendasikan pemeriksaan histerosalphingogram (HSG) untuk menentukan adakah sumbatan saluran telur (tuba fallopi). Wanita biasanya akan diperiksa hal itu untuk mengetahui riwayat infeksi, kerusakan saluran telur atau endometriosis.

Bagaimana cara memperoleh semen untuk Inseminasi ?

Untuk mendapatkan sperma, pria (suami) dapat bermasturbasi ke dalam penampung yang steril, tidak lebih dari 2 jam dari jadwal inseminasi yang ditentukan. Hal ini dapat dilakukan di rumah pasangan atau di rumah sakit. Ejakulat juga dapat diperoleh selama hubungan seksual dengan menggunakan kondom khusus yang dapat disediakan dokter.

PROSEDUR INSEMINASI

Inseminasi dijadwalkan di sekitar waktu ovulasi. Waktu ovulasi diperkirakan berdasarkan alat deteksi ovulasi kartu SBB, atau dengan injeksi HCG (Human Chorionic Gonadothropine) untuk pemecahan folikel (kantung sel telur). Inseminasi biasanya dilakukan sekali atau dua kali sebulan tergantung dari siklus menstruasi. Prosedur inseminasi cukup sederhana dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit. Wanita berbaring pada meja periksa dan dokter akan memasukkan speculum ke dalam vagina. Semen yang telah diproses ('dicuci') di laboratorium akan dimasukkan ke dalam rongga uterus dengan menggunakan jarum (syringe) plastic.

Bila wanita mengalami ovulasi yang tidak teratur, dokter akan meresepkan obat-obat untuk merangsang (induksi) ovulasi. IIU biasanya dilakukan dengan bersama-sama dengan induksi ovulasi untuk meningkatkan kemungkinan fertilisasi. Data-data terakhir menyimpulkan bahwa dengan meningkatkan jumlah sperma yang dapat mencapai tuba fallopii dengan teknik IIU akan meningkatkan angka kehamilan pada pasangan dengan infertilitas yang tidak diketahui penyebabnya (unexplained infertility), terutama bila dilakukan juga pengobatan induksi ovulasi.

PEMROSESAN SPERMA

Prosedur IIU memerlukan semen yang telah diproses, yaitu memisahkan sperma dari plasma seminal. Hal ini akan menghilangkan prostaglandin dan substansi lain yang dapat menimbulkan reaksi buruk atau kontraksi uterus. Untuk memisahkan komponen semen tersebut, petugas leboratorium akan melakukan prosedur 'pencucian sperma/sperm washing' Hal ini termasuk mengencerkan semen dengan cairan steril, kemudian memisahkan sperma dari komponen cairan semen. Selanjutnya sperma ditempatkan pada sejumlah kecil cairan yang akan digunakan dalam prosedur inseminasi.

Pencucian sperma ini bertujuan menghilangkan bahan kimia dan bakteria yang dapat menyebabkan reaksi buruk ketika ditempatkan langsung dalam uterus, disamping itu juga berguna meningkatkan kemampuan sperma dalam membuahi sel telur.

ANGKA KEBERHASILAN

Angka keberhasilan inseminasi tergantung dari banyak faktor. Faktor pertama adalah penyebab utama dari infertilitas. Pria dengan jumlah dan kualitas sperma baik namun tidak dapat membuahi pasangan karena masalah serviks, mempunyai angka keberhasilan lebih tinggi dibanding infertilitas yang disebabkan oleh faktor sperma pria yang buruk. Faktor wanita juga mempunyai peran yang penting.Bila wanita sudah berumur lebih dari 35 tahun, kemungkinan keberhasilan mencapai kehamilan akan menurun. Kemudahan memprediksi ovulasi juga masalah penting.

Siklus menstruasi yang semakin teratur akan mempunyai kemungkinan hamil yang lebih tinggi. Adanya endometriosis, atau riwayat infeksi panggul atau penyakit saluran telur akan menurunkan angka keberhasilan. Keberhasilan akan sangat tinggi bila sudah pernah terjadi kehamilan sebelumnya. Terdapat risiko cacat lahir sebesar 2-4 % pada semua anak yang dilahirkan, hal ini juga sama dengan angka hasil inseminasi. Pencucian sperma dan prosedur inseminasi tidak meningkatkan atau mengurangi risiko cacat lahir tersebut. Angka keberhasilan inseminasi berkisar antara 10-20 % tiap siklus. Bila setelah 4 kali inseminasi terjadi kegagalan mencapai kehamilan maka dokter akan merekomendasi-kan untuk bayi tabung/IVF (in vitro fertilization).

KESIMPULAN

Inseminasi intra uterin adalah salah satu prosedur yang penting dalam penyembuhan infertilitas pria, dan pada beberapa kasus infertilitas wanita. Dengan Inseminasi maka banyak pasangan dapat mengalami kehamilan, melahirkan anak, dan merasakan kebahagiaan berkeluarga.

Program inseminasi intra uterin ini telah dapat dilakukan di Klinik Infertilitas RSB. Gladiool, dan kami selalu berusaha mengoptimalkan keberhasilan dengan biaya yang terjangkau.

Klinik RSIA Gladiool

  • "Berpengalaman memberikan pelayanan terbaik selama 30 Tahun, membuat kami sadar bahwa tujuan utama pelayanan kami adalah untuk kepentingan pasien."

  • "Percayakan kepada kami kesehatan anda dan keluarga, dan kami akan memberikan anda pelayanan terbaik dengan Sepenuh Hati. "